SINKRONISASI DATA LTT DAN PERSIAPAN KEGIATAN STRATEGIS TAHUN 2026 KABUPATEN GIANYAR
Gianyar, 5 Desember 2025 – Percepatan pencapaian Swasembada Pangan yang terus digencarkan melalui penguatan sinergi antara pusat dan daerah. Sebagai bagian dari langkah tersebut, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali melaksanakan Sinkronisasi data Luas Tambah Tanam (LTT) dan persiapan kegiatan strategis tanaman pangan tahun 2026 bertempat di PLUT-KUMKM Dinas Koperasi dan KUM Kabupaten Gianyar.
Dihadiri oleh BRMP Bali, Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Dinas PUPR Kabupaten Gianyar, Koordinator Penyuluh Kabupaten Gianyar, Koordinator BPP se-Kabupaten Gianyar, dan Penyuluh Pertanian se-Kecamatan Gianyar, Petugas Pencatat Data LTT Tingkat BPP se- Kabupaten Gianyar, Pekaseh Subak penerima Bantuan Alsintan.
Rapat ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Ni Made Yuliani Putri, S.P, M.Agb., mewakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar. dalam sambutannya beliau menyamnpaikan bahwa sinkronisasi ini bertujuan untuk memastikan atau menyinkronkan data LTT Kabupaten Gianyar agar program yang dijalankan pemerintah pusat selaras dengan program pemerintah di tingkat daerah. Sinkronisasi data menjadi kunci penting dalam pencapaian target produksi pangan di Kabupaten Gianyar dan sekaligus sebagai persiapan kegiatan staregis tanaman pangan tahun 2026.
BRMP Bali yang diawakili oleh penanggungjawab kegiatan LTT Kabupaten Gianyar Agung Prijanto, SP., M.Agb. menyatakan bahwa dibeberapa kabupaten, termasuk kabupaten Gianyar belum sepenuhnya melakukan sinkronisasi data LBS dengan data yang real dilapangan sehingga target LTT lebih besar dibandingkan dengan data Luas Baku Sawah (LBS). Untuk itu perlu dilakukan sinkronisasi data secara berkala dan memastikan data yang dimasukkan secara konsisten dan akurat. Verifikasi data secara langsung di lapangan agar updating data LBS yang dikeluarkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sesuai atau tervalidasi baik dengan data real dilapangan.
Selanjutan disampaikan pemaparan materi I: Luas Tambah Tanam (LTT) disampaikan oleh penanggungjawab LTT Kabupaten Gianyar (BRMP Bali), Materi II: Luas Tambah Tanam Kabupaten Gianyar Tahun 2025 oleh Kepala Bidang TPH Kabupaten Gianyar, sedangkan materi III: Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Optimalisasi Alat dan Mesin Pertanian dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier sisampaikan oleh Kepala Bidang SDA Jakon (PUPR Kabupaten Gianyar).
Dilanjutkan dengan diskusi tentang permasalahan yang menyebabkan capaian target yang ditetapkan dari bulan Januari-Nopember 2025 tidak tercapai, hal ini disebabkan adanya perbedaan antara target yang ditetapkan pemerintah pusat dengan kesanggupan di daerah, termasuk adanya jaringan irigasi yang rusak dan lokasi listing dibeberapa subak yang ditetapkan oleh BPS Kabupaten Gianyar.
Dari hasil diskusi, disepakati tindak lanjut untuk mengevaluasi penetapan target LTT, meninjau capaian LTT pada periode sebelumnya dan menggali permasalahan yang dihadapi, seperti alih fungsi lahan, kerusakan jaringan irigasi, dan dampak iklim. Selain itu perlu merumuskan langkah-langkah konkret untuk mempercepat tanam, seperti perbaikan jaringan irigasi primer dan sekender, serta harapannya kepada koordinator penyuluh agar berupaya memenuhi target bulanan yang telah ditentukan. Data yang sinkron memastikan bahwa informasi tentang indeks pertanaman (IP), optimalisasi lahan dan luas tambah tanam (LTT) yang valid dapat digunakan untuk mencapai swasembada pangan.
(I Made Sukadana & Tim LTT Gianyar)